Apakah Anda merupakan salah satu orang yang mempunyai pertanyaan diatas? Tentunya konteks pertanyaan diatas adalah melihat sebuah data sekali saja, dan menggunakan data tersebut untuk selamanya.

Apa Cukup Melihat Data Instagram Hanya Sekali?

Jika jawaban Anda : “tidak cukup”, selamat! Anda paham betul bagaimana membaca sebuah data.

 

MENGUKUR DAN MEMBANDINGKAN

Untuk mengetahui sebuah performa, baik buruk, naik turun, diperlukan data yang dapat diukur dan dibandingkan.

Ambil contoh Anda mempunyai dua buah produk yang ingin diketahui mana yang lebih laris. Jawaban paling mudah adalah dengan membandingkan jumlah produk yang sudah terjual. Jika jumlah produk A lebih banyak terjual, maka produk tersebut lebih laris. Mengapa dapat disimpulkan seperti itu? Karena telah dibandingkan dengan produk B.

Apakah semudah itu? Tidak. Karena untuk membandingkan sesuatu, harus ada periode waktu yang imbang. Contoh dalam 30 hari terakhir. Tentunya pengukuran menjadi kurang tepat jika produk A terjual dihitung dalam kurun waktu 60 hari, sedangkan produk B dihitung dalam kurun waktu 15 hari.

 

PERIODE DATA

Periode adalah salah satu variabel yang membuat proses pengukuran menjadi “adil”. Adil dikarenakan data diukur dengak waktu yang sama.

Sampai disini, kita dapat menyimpulkan juga bahwa kesimpulan yang diambil pada suatu periode tertentu tidak mungkin dapat digunakan terus menerus. Akan masuk data-data baru yang dapat membentuk kesimpulan-kesimpulan yang baru pula.

 

SKENARIO DATA INSTAGRAM

Contoh salah satu data pada Lunaria Report yang dipengaruhi oleh periode adalah … semuanya…. 🙂 Iya, ngga bercanda nih!

Tapi yang paling terlihat adalah laporan “Best Time to Post” atau “Waktu Terbaik untuk Posting”.

Anggap sampai dengan bulan Februari 2016 Anda mempunyai follower sejumlah 10.000. Pada akhir Desember 2016, follower Anda sekarang 50.000.

Menurut Anda, apakah penambahan +40.000 “penduduk” dapat mempengaruhi kebiasaan jadwal aktif? Ya? Tidak?

Tentu saja iya! Jadwal yang Anda dapatkan ketika follower 10.000 bisa jadi akan dipengaruhi oleh follower-follower lainnya. Bisa jadi akan terjadi pergeseran waktu posting.

 

Kembali lagi ke pertanyaan diatas : “Apa Cukup Melihat Data Instagram Hanya Sekali?” Anda sekarang mengetahui jawabannya.